Kali ini ngomongin soal Air Flow Meter yang masih sistem FLAP ..
pas lagi baca2 aja.. tapi menarik buat baca2… yang mobilnya VW, BMW, AUDI, apalagi ya yang pake flap model gini..

Air Flow Meter (AFM) model FLAP gak lebih dari variable resistor (kayak muter volume di amplifier audio).
Gerakan flap (membuka menutup) berhubungan pada berapa banyak udara yang masuk ke mesin.
ECU ngirim voltase tetap (fix) ke AFM, si AFM ngasih info balik ke ECU nilai voltase yang berkaitan dengan besaran bukaan flap itu, sehingga ECU mengindentifikasi sebagai value berapa banyak udara
yang terhisap ke mesin… untuk kemudian sebagai bahan hitungan berapa banyak bensin yang harus diINJECT ke mesin.
Di AFM juga terselip sensor suhu udara. output dari sensor ini juga membantu ECU menentukan hitungan berapa banyak bensin yang harus di inject ke mesin.
Sebab pada udara / cuaca dingin, supply bensin ke mesin akan berbeda pada suasana/ cuaca panas.
Hmm.. cuaca dingin enaknya ya cari rolling door atau motel kali ye… nyam nyam…
Di AFM ini juga,.. rata2 dilengkapi Fuel Pump Safety Switch. Maksudnya.. fuelpump (pompa bensin) baru akan bekerja kalau si FLAP bergerak (membuka walau sedikit), ketika distarter (ada hisapan) atau
pada saat mesin menyala.
Tujuannya ternyata mulia… yaitu untuk supaya mencegah mobil kebakaran, misalnya pada saat tabrakan terus mesin mobil mati, maka fuelpump akan otomatis mati karena si flap akan tertutup.
Buat eksperimen iseng ngetes fuelpump….
Putar kunci kontak ke posisi ON, terus tekan dikit si flap dengan jari… maka di tanki bensin akan terdengar suara… sekarang ngetrend nya suara desis.. sssssssssssssssssss
Di AFM juga ada setelan CO untuk kondisi IDLE. (Idle Mixture Adjustment).
biasanya sih pake baut L. Si Idle screw mixture ini tujuannya untuk mengatur ukuran bypass channel udara yang berpengaruh
pada komposisi campuran udara vs bensin.
Idealnya 1 butir bensin Berbanding 14.7 butir udara.
Buat nyetel ini kudu ke tempat setel CO, pakai Gas Analyzer,… puter ke kanan (mengencangkan baut) hasilnya akan RICH (bensin lebih banyak), puter ke kiri (mengendorkan baut) hasilnya akan membuat LEAN (bensin lebih sedikit).
Karena namanya juga IDLE mixture adjustment… setelan CO ini cuman berlaku untuk kondisi IDLE saja…
Dalam kondisi dipakai jalan apalagi ngegas pol… ECU cenderung nyuekin soal ini… disini posisi konsumen disudutkan pada pilihan GANTI MESIN!!! hahahah.

Tentunya model FLAP gini makanya udah mulai diganti oleh teknologi sensor yang lebih baik dan mengurangi aspek mekanik. Ada yang dengan Karman Vortex, Hotwire, dsb.
OK Deh…
semoga bermanfaat.
Regards,
Saftari
sumber : http://www.type2.com/bartnik/afm.htm





